>

Jatiluwih Tabanan Bali

jatiluwih
Jatiluwih merupakan sebuah desa di  kaki gunung Batukaru, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan – Bali. Tempat ini terkenal dengan wisata alam padi rice terrace dengan suasana yang sejuk karena terletak di ketinggian 700 meter dari permukaan laut. Jatiluwih dapat ditempuh kurang lebih 30 menit dari kota Tabanan atau sekitar 1,5 jam dari kota Denpasar dengan berkendara. Tempat ini menyajikan keindahan sawah yang berundak-undak terutama jika dinikmati di sore hari sambil menyaksikan sunset.
Menurut sejarah, nama Desa Jatiluwih dulunya bernama Desa Girikusuma. Pergantian nama tersebut terjadi pada masa pemerintahan raja Dalem Waturenggong (1460 – 1552). Pada masa itu di desa Girikusuma terdapat seorang tokoh agama yang bernama  Ida Bagus Angker yang melakukan meditasi dan mediksa (menjadi pendeta). Setelah beliau menjadi pendeta desa tersebut kemudian berganti nama menjadi desa Jatiluwih.
Sawah di Jatiluwih menggunakan system pengairan subak yaitu system pengairan atau irigasi tradisional Bali yang berorientasi masyarakat. Dan setiap subak memiliki organisasi sendiri-sendiri dengan ketua yang disebut Pekaseh, serta memiliki pura tempat memuja dewi kemakmuran atau dewi kesuburan. Keunikan sawah bertingkat di Jatiluwih ini mencuri perhatian UNESCO dan dinominasikan masuk daftar UNESCO World Heritage sebagai warisan budaya dunia.

Ditulis Oleh : Diwira Travel

Putu Edi Anda sedang membaca artikel tentang Jatiluwih Tabanan Bali. Sobat diperbolehkan mengcopy-paste atau menyebar-luaskan artikel ini, namun jangan lupa untuk meletakkan link dibawah ini sebagai sumbernya

No comments :

Post a Comment

BERKOMENTARLAH DENGAN BAHASA YANG BAIK DAN SOPAN, JANGAN SPAMMING